Renungan Minggu Ini

HATI YANG BERSYUKUR

Senin 21 Juni 2021
Nats: Lukas 17:7-19
(1) Jika status kita sebagai hamba di hadapan Tuhan, bagaimana sikap kita?
(2) Adakah Tuhan berkewajiban memberi anugerah kepada kita? Apa sikap kita jika Ia memberi berkat dalam hidup kita?
(3) Coba renungkan apa penyebab 9 orang tidak kembali dan apa sebab 1 orang kembali bersyukur? Bisakah itu terjadi dalam hidup kita?

Selasa 22 Juni 2021
Nats: Kolose 3:5-17
(1) Ayat 15, mengapa kita dipanggil bahkan diperintahkan “bersyukurlah?”
(2) Bagaimana konkritnya kita menegur orang dengan firman namun kita tetap dipersatukan dalam Kristus?
(3) Coba renungkan ayat 17, bagaimana anda bisa terapkan dalam hidup sehari-hari firman ini?

Rabu 22 Juni 2021
Nats: Mazmur 40:1-18
(1) Rasa syukur apa yang paling besar yang dikatakan Daud di sini? Apakah itu juga menjadi syukur terbesar anda?
(2) Ayat 6, coba anda hitung dan renungkan perbuatan ajaib Tuhan dalam hidupmu?
(3) Bagaimana rasa syukur itu diekspresikan secara nyata dalam hidup kita?

Kamis 23 Juni 2021
Nats: Ulangan 8:1-20
(1) Apa tujuan Tuhan memberikan ujian dalam hidup kita?
(2) Bagaimana respon yang harus kita berikan atas ajaran dan didikan Tuhan ini?
(3) Mengapa kita perlu bersyukur? Apa peringatan Musa di sini atas sikap hidup yang “take it for granted?”

Jumat 24 Juni 2021
Nats: Mazmur 34:1-23
(1) Dalam situasi bagaimana kita bersyukur kepada Tuhan?
(2) Bagaimana tanggung jawab syukur kita kepada sesama manusia (ayat 14-15)?
(3) Dengan mengamati situasi 1 Samuel 21, apa prinsip-prinsip yang anda pelajari tentang syukur Daud ini?

Sabtu 25 Juni 2021
Nats: 1 Timotius 1:12 – 2:7
(1) Apa yang Paulus ucapkan syukur mengenai dirinya?
(2) Coba pikirkan adakah kaitan antara bersyukur dengan “self-esteem?”
(3) Bagaimana Paulus melihat rasa syukur ini dengan sikap pelayanannya? Semangat apa yang anda rasakan dari ucapan syukur Paulus di sini?

Quotes of This Week
“The person who has stopped being thankful has fallen asleep in life.” [Robert Louis Stevenson]

“A grateful mind is a great mind.” [Rev. William Secker]