Renungan Minggu Ini

MAZMUR PENUNTUN DOA
[Mazmur 7 – 12]

Senin 14 September 2020
Nats: Mazmur 7 – A Prayer for Justice
(1) Mazmur 7 melukiskan frustrasi dan sakit hati ketika seseorang dituduh secara tidak adil melakukan sesuatu yang tidak dia perbuat.
(2) Nama “Kush, orang Benyamin” (ayat 1) kemungkinan salah satu orang yang loyal kepada raja Saul dan dalam kebenciannya dia menyebarkan fitnah dan kebohongan dengan tujuan menghancurkan reputasi Daud [character assasination]. Ayat 4-5 menjadi pembelaan diri Daud dari tuduhan itu.
(3) Daud berdoa kepada karena Ia adalah Hakim yang adil, yang melihat sampai kedalaman hati orang (ayat 9-12). Baca doa syukur Daud di ayat 18.
(4) Apa yang bisa engkau lakukan ketika ada orang memfitnah dan menyebarkan kabar bohong dan berusaha merusak nama baikmu? Bawalah dalam doa membawa masalah ini kepada Allah. Ia adalah tempat perlindungan kita.

Selasa 15 September 2020
Nats: Mazmur 8 – Kemuliaan Allah, Keagungan Kristus
(1) Baca Mazmur 8 ini, dalam hal apa saja kemuliaan Allah “dinyanyikan” di seluruh bumi?
(2) Menurutmu, kenapa di ayat 3 pemazmur mengkontraskan “bayi dan anak-anak yang menyusu” [yang lemah dan tidak berdaya] dengan “orang-orang yang melawan Allah, musuh dan pendendam” [yang agresif, kuat, superior]?
(3) Apa bukti-bukti yang dinyatakan mazmur ini bahwa Allah mengingat dan mengindahkan kita? (ayat 5)
(4) Ibrani 2:5-9 mengutip Mazmur 8 ini menunjuk kepada Yesus Kristus. Yesus yang telah bangkit itu dimahkotai dengan segala kemuliaan dan hormat. Segala yang ada di dunia ini takluk di bawah kuasaNya. Terpujilah Kristus!

Rabu 16 September 2020
Nats: Mazmur 9 – Bersyukur dan Pujilah Allah!
(1) Di ayat 2-3 baca dan renungkan kata-kata yang dipakai pemazmur di sini: “bersyukur” [give thanks], “menceritakan” [recount], “bersukacita” [be glad], “bersukaria” [exult], “bermazmur” [sing praise]. Seluruh keberadaannya, pikiran [intelektual], hati [emosi], dan mulut dipakai memuji Allah.
(2) Kenapa kita memuji Allah? Apa yang Allah telah perbuat kepadamu secara pribadi, sehingga engkau bersyukur dan memuji Dia?
(3) Bacalah ayat 10-11. Jika hari ini kesesakan dan kesulitan mengelilingi hidupmu, pegang janji Tuhan ini, bahwa Ia tidak meninggalkan orang-orang yang mencari Dia.

Kamis 17 September 2020
Nats: Mazmur 10 – A Prayer of Helplessness
(1) Ayat 1 menjadi seruan anak-anak Tuhan yang merasa Tuhan “begitu jauh dan menyembunyikan diri” [distant and detached]. Pernahkah engkau mengalami hal seperti ini dalam hidupmu?
(2) Dari ayat 2-11, pemazmur menggambarkan dua sisi: congkak [arrogant] (ayat 2-6) dan agresif (ayat 7-11) yang violent menyerang dengan tidak terduga.
(3) Intimidasi dan persekusi karena iman kepada Tuhan bukan saja dialami secara individual tetapi juga secara komunal. Kita tidak bergumul sendirian. Ada begitu banyak saudara seiman kita yang bergumul menghadapi serangan musuh Tuhan yang begitu besar dan dahsyat. Jangan sampai kesulitan dan pergumulan itu membuat mata kita tidak bisa melihat Allah yang bertindak dan tidak tinggal diam (baca ayat 16-8).
(4) Hari ini pakai waktu berdoa secara khusus bagi saudara seiman kita yang mengalami persekusi penganiayaan di berbagai tempat; mereka yang dipenjara, disiksa, mengalami ancaman dan intimidasi di dalam segala hal karena iman mereka kepada Kristus.

Jumat 18 September 2020
Nats: Mazmur 11 – Faith or Flight?
(1) “Pada TUHAN aku berlindung” (ayat 1) demikian pernyataan iman pemazmur, ketika teman-temannya gelisah dan bertanya, “Apa yang bisa dibuat oleh orang benar, jika dasar-dasar dihancurkan?” (ayat 3)
(2) Hari ini dunia berusaha menghancurkan segala fondasi dan struktur dalam masyarakat. Nilai-nilai tradisional, pernikahan, perlindungan kepada janin, anak-anak, dan kelompok minoritas yang lemah diserang dan dilegalisasi oleh kuasa pemerintahan. Inilah hal yang diteriakkan oleh orang beriman: Apa yang kita bisa perbuat menghadapinya? Lari ‘terbang seperti burung’?
(3) Ayat 4, “TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus, di tahta-Nya di surga. Ia melihat dan mengamat-amati” [observes and examines]. Ketika orang berusaha menggoyahkan dasar-dasar itu, Allah tidak goyah dan kuatir. Ia akan menghakimi (ayat 5-6) dan penghukumanNya pasti.
(4) Baca ayat 7 menjadi doamu hari ini.

Sabtu 19 September 2020
Nats: Mazmur 12 – Deliver Us from Deception
(1) Ayat 2 menjadi seruan dan teriakan minta tolong dari pemazmur kepada Allah, dia mengira “orang saleh telah habis, orang-orang yang setia kepada Tuhan telah lenyap.” Di sekitarnya yang dia lihat hanyalah orang-orang yang hatinya bercabang (ayat 3-5), yang menindas orang lemah dan miskin (ayat 6). Bandingkan seruan yang sama dari nabi Elia di dalam 1 Raja 19:9-18.
(2) Mata kita terbatas, tetapi jangan sampai itu menipu hati kita, membuat mata rohani kita tidak melihat kepada Allah. Kepada Elia yang merasa tersendiri, Allah berkata, “Tetapi Aku akan meninggalkan 7,000 orang di Israel yang tidak sujud menyembah Baal” (1 Raja 19:18).
(3) “Janji TUHAN adalah janji yang murni, yang akan Ia tepati” (ayat 7-8) itu yang menjadi keyakinan pemazmur.
(4) Do you know God? Do you trust His Word? Pegang janjiNya dan nyatakan imanmu sehingga orang di sekitarmu bisa melihat engkau menyembah Allah yang hidup dan berkuasa atas segala sesuatu.