Renungan Minggu Ini

ADVENT 3
THE GOOD NEWS OF SALVATION

Senin 16 December 2019
Nats: Yesaya 40:1-11 – God’s Glory, Our Comfort
(1) Dalam pasal 39, nabi Yesaya menubuatkan bangsa Yehuda akan dibuang ke Babel. Harus dibuang keluar dari tanah perjanjian. Adakah Allah telah membuang umat-Nya selama-lamanya?
(2) Mengapakah sampai Allah harus membuang umat Yehuda selama 70 tahun? Apa yang engkau pikirkan tentang kejayaan kerajaan Yehuda berakhir dengan puing-puing reruntuhan? Mengapa bisa
demikian?
(3) Apakah respon umat Yehuda atas pembuangan ini? Mengapa sering muncul kepahitan hati dalam meresponi hukuman dan bencana dalam hidup seseorang?
(4) Disiplin Tuhan bertujuan mendatangkan pertobatan. Selanjutnya selalu ada pengharapan dan permulaan yang baru.
(5) Tuhan berjanji akan ada satu era Kabar Baik pencurahan pengampunan Tuhan atas dosa-dosa umat-Nya. Bagaimanakah Yesaya melukiskan kehadiran Mesias itu di ayat 9-11?
(6) Bagaimana anda bersikap atas firman Allah ini bahwa hidup kita hanyalah seperti rumput saja? Apa yang engkau pelajari tentang dirimu di sini?

Selasa 17 December 2019
Nats: Yesaya 40:12-26 – The Lord has No Equal
(1) Ketika penderitaan terlalu berat dan nestapa datang bertubi-tubi, anak-anak Tuhan mudah melihat besarnya gunung penderitaan dan ragu akan kebesaran Tuhan.
(2) Manusia cepat sekali mencari berhala lain untuk disandari dalam hidup ini ketimbang Tuhan. Berhala kekayaan dan kehebatan manusia lebih cepat dicari ketimbang mencari wajah Tuhan. Mengapa bisa demikian?
(3) Dari ayat 12-20, bagaimanakah Yesaya membicarakan tentang kebesaran Tuhan? Ketika anda
membaca ayat-ayat ini, bagaimana hatimu diarahkan menyembah-Nya?
(4) Ayat 21 menyebutkan inilah problem sikap kita sehingga kita tidak bersandar kepada kebesaran
Tuhan. Apa ciri dari buta dan tuli kepada firman Tuhan?
(5) Ambil waktu untuk mengakui iman kita yang kecil dan berobat dari dosa yang sering mengabaikan Tuhan dari pikiran hati kita. Akuilah berapa sering Tuhan ada dalam pikiranmu setiap hari?

Rabu 18 December 2019
Nats: Yesaya 40:27-31 – God sees Your Troubles
(1) Victor Frankl, survivor dari camp Nazi di Auschwitz berkata, “mereka yang di penjara kehilangan iman akan masa depan, pasti akan binasa. Yang kehilangan iman pada masa depan, akan kehilangan pegangan rohani juga.”
(2) Ayat 27 menyebutkan umat Yehuda menyerah iman dalam menghadapi nestapa yang begitu besar.
(3) Adakah anda lesu iman dan merasakan ditinggalkan Tuhan atau Tuhan berdiam diri tidak mendengar doamu? Apakah gejala-gejala kelesuan iman ini yang sedang terjadi dalam hidupmu?
(4) Bagaimanakah firman Tuhan ini membangkitkan kekuatan rohani baru dalam hidupmu?
(5) Bagaimanakah firman ini menolong anda melihat dengan jelas siapa Tuhan yang anda percayai?
Bagaimanakah anda mendapatkan “kekuatan baru” lagi (ayat 31)?

Kamis 19 December 2019
Nats: Yesaya 41:1-20 – Pertolongan Tuhan pada Waktu-Nya
(1) Ayat 1 dibuka dengan panggilan Tuhan untuk berdebat dengan-Nya. Adakah keraguan iman secara jujur hendak anda diskusikan dengan Tuhan? Coba tanyakan Tuhan dengan jujur.
(2) Coba anda renungkan keteraturan dan keindahan alam di setiap hari anda bangun pagi? Adakah
anda melihat tangan kuasa Tuhan di situ?
(3) Coba anda renungkan sejarah dan perjalanan hidup anda sampai hari ini. Adakah anda melihat jejak tangan Tuhan yang menuntunmu?
(4) Ayat 14, bagaimana kondisi dan perasaan umat Yehuda yang bagaikan seekor cacing yang tidak
berdaya, tetapi dengan ajaib Tuhan akan memulihkan keadaan mereka?
(5) Adakah anda percaya bahwa Tuhan dapat melakukan mujizat yang mustahil menurut anda ternyata terjadi dalam hidupmu?

Jumat 20 December 2019
Nats: Yesaya 41:21-29 – Siapakah Berhalamu?
(1) Nabi Yesaya bertanya siapakah berhala umat Yehuda? Yesaya meminta mereka menyebutkan apa saja yang telah diperbuat oleh berhala-berhala ini bagi umat Yehuda?
(2) Jika Setan memakai penipuan berhala, seperti penyembahan untuk menjadi kaya, apakah
sebenarnya tujuan dari Setan atas hidup orang itu?
(3) Bandingkanlah pencobaan Setan kepada Yesus dengan tahta, kekayaan, dan kuasa. Apakah tujuan utama dari pencobaan Setan kepada Yesus?
(4) Apakah problem manusia yang ingin diselesaikannya sehingga dia mau mencari berhala?
(5) Berhala dan Setan mampu menipu manusia dengan kehebatan dan kuasanya, tetapi mereka bukan mahakuasa. Setan mau menyerobot hak dan kuasa Tuhan.

Sabtu 21 December 2019
Nats: Yesaya 41:1-9 – Yesus Kristus, Hamba Allah
(1) Tiba-tiba suasana berubah. Dari kesedihan dan keputusasaan umat Yehuda menjadi nyanyian
sukacita dan damai sejahtera, sebab Tuhan akan bertindak.
(2) Ayat 1-9 adalah nyanyian pertama tentang Hamba Allah yang akan datang di tengah umat Israel. Hal yang pertama yang akan ditegakkannya adalah keadilan (justice). Hanya Dialah yang satu-satunya yang akan membuat hubungan umat Israel dengan Allah menjadi benar dan adil.
(3) Pengharapan keadilan bagi dunia bukan datang dari dunia, tetapi harus datang dari atas, dari Tuhan.
(4) Hamba Allah ini akan menegakkan reputasi Tuhan: kemuliaan, janji dan segala nubuatan-Nya akan digenapi dengan setia oleh kedatangan Hamba Allah ini. Siapakah yang dapat menggenapi tugas mulia ini? Hanya Yesus yang sanggup.