Renungan Minggu Ini

SERI KITAB YEREMIA
TANGISAN SEORANG HAMBA ALLAH
[pasal 23-40]

Senin 15 July 2019
Nats: Yeremia 23 – 25 – Pengharapan di tengah Kegelapan
(1) Yeremia 23 dibuka dengan janji Allah yang sangat indah akan kedatangan Mesias, Gembala yang Agung (23:1-8). Satu janji yang memberikan pengharapan di tengah realita situasi yang sangat gelap pada saat itu.
(2) Lihatlah kebobrokan nabi-nabi era Yeremia 23:13-17, 25-32. Apa ciri, karakter, dan cara pelayanan mereka?
(3) Pasal 24 bicara soal taat kepada hukuman Tuhan jauh lebih baik daripada lari dari hukuman.
(4) Berapa lama Yeremia telah melayani dan terus ditolak? Renungkanlah antara hukuman Allah dan kesabaran-Nya memanggil manusia bertobat?

Selasa 16 July 2019
Nats: Yeremia 26 – 28 – Unpopular Messages
(1) Apa tantangan pelayanan Yeremia yang bersuara minoritas? Bagaimana beberapa penatua membela Yeremia di sini (pasal 26)?
(2) Percuma raja Yehuda mendapat dukungan negara-negara sekitar sebab Allah tidak berpihak kepada mereka. Perang justru akan memusnahkan mereka, melainkan cara Tuhan adalah menyerah dan dibuang, justru akan menyelamatkan mereka. Ini justru berita a-nasionalisme dari Yeremia yang mereka tidak suka. Bagaimana sikap kita saat mendengar berita yang tidak menyenangkan?
(3) Pasal 28 adalah pertandingan mana nabi yang dapat firman Tuhan dan mana yang tidak. Apa yang anda pelajari di sini?

Rabu 17 July 2019
Nats: Yeremia 29 – 31:30 – Panggilan Pertobatan
(1) Di masa pembuangan dan jadi orang asing, apa panggilan Tuhan kepada bangsa Yehuda di pasal 29?
(2) Apa sikap yang cenderung orang ambil ketika berada dalam penderitaan dan situasi yang tidak menentu?
(3) Perhatikan 31:18-20, apa janji Tuhan setelah Ia memberi disiplin kepada anak-anak-Nya? Bagaimana anda menerapkan firman janji-Nya di sini bagi hidupmu?

Kamis 18 July 2019
Nats: Yeremia 31:31 – 33:26 – From Sorrow to Hope
(1) Firman Tuhan hanya menuntut bangsa Yehuda taat dan bertobat. Dan apa janji Tuhan selanjutnya? Apa ciri penting dari perjanjian baru yang Tuhan akan teguhkan? (lihat juga Yeremia 32: 36-44)
(2) Yeremia 32, mengapa Yeremia membeli tanah? Apa artinya? Bagaimana perlakuan yang diberikan kepada Yeremia?
(3) Yeremia 33:15, perjanjian Tuhan tidak akan bisa gagal. Perjanjian dari keturunan Daud akan diteguhkan yakni melalui Yesus.

Jumat 19 July 2019
Nats: Yeremia 36 – 37 – The Precious Word of God
(1) Apa yang anda pelajari dari sikap pelayanan Barukh, reaksi sebagian orang dan reaksi raja dan pengikutnya atas firman Tuhan? Barangsiapa menerima firmanNya, Tuhan memberkati orang itu; barangsiapa menghina dan menolaknya, hukuman Tuhan datang kepadanya. Itulah yang terjadi kepada raja Yoyakim (36:20-32).
(2) Mengapa raja tetap terus-menerus tidak mau mendengarkan teguran firman-Nya? Dimana letak rasa percaya diri dan kesombongannya?
(3) Apa resiko yang dialami Yeremia dalam melayani Tuhan dengan setia?

Sabtu 20 July 2019
Nats: Yeremia 38 – Teman dan Sahabat dalam Kesulitan
(1) Sefaca, Gedalya, Yukhal dan Pasyhur adalah penasehat raja Zedekia yang tidak senang kepada berita yang Yeremia sampaikan (38:2-3). Maka mereka melempar Yeremia ke dalam perigi sumur berlumpur. Dalam keadaan kritis itu, Tuhan menyelamatkan Yeremia melalui pertolongan Ebed-Melekh (38:7-13). Pelajari tentang sikap seorang teman sejati yang rela menanggung resiko menolongmu di tengah kesulitan besar. Adakah anda juga berperan menjadi seorang teman seperti Ebed-Melekh bagi hamba-hamba Tuhan yang mengalami kesulitan dalam pelayanannya?
(2) Firman Tuhan hanya meminta raja Zedekia menyerah, tidak lakukan apa-apa (38:20). Bagaimana anda melihat hal ini sebagai sikap kita berserah ketika tidak ada jalan yang bisa kita lakukan lagi?
(3) Baca Yeremia 38:22, apa yang anda pelajari dari peringatan firman ini tentang nasehat teman yang palsu?