Renungan Minggu Ini

SURAT 2 KORINTUS [1]
HIDUP ITU BERAT, TETAPI ALLAH ITU HEBAT
[Pasal 1 – 5]

Senin 17 June 2019
Nats: 2 Korintus 1:1-11 – Tuhan Kita adalah Sang Penghibur Sejati
(1) “Hidup itu berat” demikian fakta yang kita lihat dari hidup rasul Paulus. Lihatlah ada berapa kali Paulus mengulang kata penderitaan (affliction) dalam perikop ini?
(2) Bagaimana Paulus melihat kesusahan hidupnya dikaitkan dengan penderitaan Yesus (ayat 5-6)? Penderitaan seperti apa yang dapat dikatakan kita berbagian dalam penderitaan Yesus?
(3) Paulus menyebut penderitaan apa saja yang dialaminya di Asia (modern Turki sekarang)? Bagaimana dia menemukan arti dibalik dari semua penderitaan ini bagi hidup Kristianinya?
(4) Tetapi lihatlah berapa kali Paulus memakai kata penghiburan (comfort) yang diterima dari Tuhan?
(5) Dengan cara bagaimana anda mengalami penghiburan dari Allah dalam situasi berat anda? Adakah pengalaman hidupmu menjadi berkat penghiburan bagi orang lain?

Selasa 18 June 2019
Nats: 2 Korintus 1:12 – 2:11 – Always Yes in Christ
(1) Paulus ada berjanji untuk mengunjungi kembali jemaat Korintus, tetapi ia merubah rencana ini dan menunda waktunya. Dan beberapa orang menyerang integritas Paulus bahwa omongan Paulus tidak bisa dipegang.
(2) Berdasarkan 1:12-22, apa tuduhan mereka kepada motif dan pelayanan Paulus?
(3) Apa alasan Paulus menjelaskan bahwa perubahan jadwal kunjugan tidak berarti hati dan pikiran Paulus berubah terhadap jemaat Korintus (1:12,17)?
(4) Mengapa Paulus menunda dan merubah rencananya (1:23-2:4)?
(5) Bagaimana anda bersikap atas tuduhan palsu dan berlebihan atasmu? Bagaimana anda belajar dari pengalaman Paulus dalam hal berkata-kata dan menilai sikap orang?

Rabu 19 June 2019
Nats: 2 Korintus 2:12 – 3:6 – Kita Semua adalah Pelayan Kristus
(1) Mengapa pelayanan diserahkan sepenuhnya kepada kaum rohaniawan, padahal Kekristenan adalah satu kegerakan kaum awam. Dalam perikop ini, Paulus katakan bahwa semua kita kompeten bagi pelayanan dalam Kristus.
(2) Paulus berbicara mengenai pikirannya tidak ada damai di Troas, banyak hal yang membebani
pikirannya. Apa yang anda pelajari dari pengakuannya akan kelemahan ini tetapi juga mampu melihat kemenangan dalam Kristus (2:14)?
(3) Bagaimana bagian kesaksian Paulus ini mengajarkan anda bahwa setiap orang percaya juga memiliki pergumulan pribadi dan juga mempengaruhi pekerjaan dan pelayanannya?
(4) Paulus membanggakan bahwa jemaat adalah “surat”-nya (31-3). Surat seperti apakah mereka? (5) Bagaimana bacaan hari ini menolong anda untuk terlibat aktif dan saling mengisi dengan orang lain dalam pelayanan dalam gereja anda?

Kamis 20 June 2019
Nats: 2 Korintus 3:7-18 – Menjadi Serupa Kristus
(1) Kita sering sekali melihat diri sendiri dengan kacamata diri sendiri dan standar orang lain. Kita mudah takabur sombong atau juga depresi dan haus perhatian dan pengakuan orang lain. Adakah kita pernah melihat diri kita sendiri melalui mata Tuhan Yesus?
(2) Bagaimana Paulus jelaskan bahwa pelayanan dalam Perjanjian Baru lebih mulia bercahaya dari
Perjanjian Lama (ayat 7-11)?
(3) Bagaimana ayat 18 membukakan anda tentang tujuan hidupmu sebagai orang Kristen?
(4) Mengapa kita sulit melihat kemuliaan Allah dalam diri kita? Ambil waktu untuk memuji Tuhan atas kuasaNya yang merubah anda yang akan memancarkan Kristus melalui nda.

Jumat 21 June 2019
Nats: 2 Korintus 4:1 – 5:10 – Bejana Tanah Liat
(1) Selidikilah dan akuilah kepada Kristus akan bagian-bagian hidupmu yang kurang, lemah, dan tidak
layak. Dan mintalah kuasa Injil memakai kekurangan anda ini menjadi kemuliaan-Nya.
(2) Pelayanan pasti akan berjumpa dengan orang yang menentangnya. Bagaimana Paulus melihat kuasa apa yang bekerja yang membuat orang menolak atau menerima Injil (ayat 4-6)?
(3) Bagaimana caranya Paulus mengkontraskan kemuliaan Injil dengan kelemahan dari mereka yang
memberitakan Injil (ayat 7-18)? Bagaimana bagian firman ini membantu anda makin mengenal diri anda sendiri?
(4) Bagaimanakah Paulus menyatakan kemuliaan hidup yang akan datang memberikan perspektif yang benar atas hidup anda sekarang ini yang mudah rapuh? Berdoalah agar roh anda terus menyala-nyala bagi Tuhan walau tubuh dan usia makin merosot.

Sabtu 22 June 2019
Nats: Mazmur 10 – A Prayer of Helplessness
(1) Adakah anda pernah atau sedang dalam satu situasi yang tidak berdaya? Bagaimana sikap dan
perasaanmu di saat situasi seperti itu?
(2) Pemazmur membuka doanya dengan kalimat, “Mengapa, ya Tuhan… Engkau bersembunyi?”
Mengapa ini adalah pertanyaan penting di kala anak-anak Tuhan ada dalam situasi yang tidak berdaya?
(3) Bagaimanakah pemazmur melukiskan sikap orang-orang yang menyerang dirinya (ayat 3-11)?
(4) Bagaimana pemazmur melukiskan tindakan Tuhan membela mereka yang tidak berdaya? Bagaimana anda yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti akan bertindak membela mereka yang dilukai dan dipojokkan hingga tidak berdaya? Nyatakanlah segala bebanmu kepadaNya dalam doa hari ini!