Renungan Minggu Ini

SURAT YAKOBUS [2]
CHRISTIAN FAITH IS A FAITH THAT WORKS

Senin 01 April 2019
Nats: Yakobus 3: 13 – 4: 10 – Keeping the Peace
(1) Refleksi: Mengapa orang yang saling mengasihi justru yang paling sering berantem? Suami dan istri, orang tua dan anak, kakak dan adik – yang sering ribut berantem.
(2) Dalam Yakobus 4:1-2, apa yang menjadi sumber keributan dan pertengkaran dari perkataan rasul Yakobus?
(3) Rasul Yakobus juga menyebutkan perbedaan hidup yang dipimpin oleh hikmat surgawi dengan hikmat dunia. Yakobus 3:13-18, apa ciri perbedaan itu?
(4) Yakobus memberikan obat penyembuh bagi sakit yang menyebabkan pertengkaran yaitu datang dalam doa dan merendahkan diri di hadapan Tuhan (4:3-10).
(5) Apakah artinya merendahkan diri di hadapan Tuhan? Dalam hal apa kita bisa menyatakan kesombongan dan menjadi musuh Tuhan – bagaimana sikapmu terhadap materi kekayaan, uang, dan kerja?
(6) Renungkanlah bagaimana anda menjadikan sikap rendah hati menjadi sebuah sumber bagi damai
sejahtera kepada orang lain?
(7) Ambil waktu berdoa untuk minta Tuhan menolongmu menjadi seorang peacemaker.

Selasa 02 April 2019
Nats: Yakobus 4: 11 – 17 – “I am the Master of My Fate” This is a Fake News
(1) Manusia mudah tergoda berpikir bahwa dialah tuan yang menentukan nasib hidupnya, terlebih lagi jika dia berada di puncak kesuksesan. Kadang hanya melalui satu krisis atau satu kematian terjadi, barulah orang tersebut sadar hal yang sebaliknya. Seperti yang rasul Yakobus katakan bahwa, “Kita seperti uap air yang muncul seketika lalu lenyap” (ay. 14).
(2) Itulah sebabnya mengapa firman Tuhan menegur kita untuk tidak berkata-kata merusak saudara-saudara kita (ay. 11-12).
(3) Adakah anda berusaha keras mengontrol hidupmu? Rasul Yakobus meminta kita untuk memiliki sikap yang benar kepada Tuhan. Sikap yang seperti apa?
(4) Dalam hal apa sikap yang salah kepada Tuhan akan merusak sikap kepada diri dan orang lain?
(5) Jika hidup kita seperti uap air, bagaimanakah firman Tuhan ini memberikan kita prinsip hidup melihat masa depan?
(6) Renungkan: jika anda tahu bahwa ada sisa sebulan lagi hidup, adakah anda akan melihat dan bersikap berbeda kepada hidupmu sekarang?

Rabu 03 April 2019
Nats: Yakobus 5: 1 – 11 – Jiwa yang Serakah adalah Jiwa yang Tidak Pernah Tenang
(1) Ada orang berdoa demikian, “Tuhan, berikan saya kesabaran, dan saya mau itu sekarang!” Adakah sekarang anda frustasi dan tidak sabaran? Karena apa anda bersikap tidak sabar?
(2) Ketidak-puasan adalah kondisi hidup yang bukan karena belum punya apa-apa, tetapi belum memiliki apa yang orang lain sudah miliki.
(3) Itu sebab mengapa Yakobus menyebut kemalangan bagi orang-orang kaya. Kejahatan apa yang dilakukan oleh orang-orang kaya ini (ay. 1-6)?
(4) Apakah firman Tuhan membenci semua orang kaya? Jelaskan.
(5) Rasul Yakobus memberikan tiga contoh mengenai orang yang sabar: seorang petani, nabi-nabi, dan Ayub. Bagaimana contoh hikmat kesabaran dan ketekunan yang diajarkan oleh tiga contoh ini? (6) Apa yang anda pelajari dari teguran sikap mengumpulkan harta dari orang kaya dengan kesabaran menantikan kedatangan Yesus yang kedua? Bagaimana firman hari ini menolong anda melihat apakah anda kikir pegang erat possessions atau bagaimana anda bertanggung-jawab atasnya?

Kamis 04 April 2019
Nats: Yakobus 5: 12 – 20 – Making Other’s Whole
(1) Yakobus mengakhiri suratnya dengan memberi prinsip hidup yang aktif memberkati agar orang lain menjadi manusia yang utuh. Kita hidup di tengah dunia yang terluka dengan keluarga yang rusak dan relasi sesama yang saling menelan, maka sebagai orang percaya kita aktif mengulurkan tangan
kesembuhan.
(2) Bagaimana rasul Yakobus memanggil kita memberikan perhatian dan kasih kepada manusia yang
sakit dan sikap hidup yang berdoa bagi orang lain?
(3) Bagaimana juga rasul Yakobus memanggil kita melakukan kesembuhan rohani?
(4) Adakah kesembuhan fisik berkaitan erat dengan kesembuhan spiritual dan jiwa? Jelaskan.
(5) Doa yang indah, efektif dan berkuasa berkaitan erat dengan hidup rohani yang juga indah, sehat dan penuh berkat.
(6) Berdoalah agar anda menjadi seorang anak Tuhan yang utuh dan indah secara rohani dan jiwa dan anda dipakai sebagai instrumen penyembuhan bagi orang lain.

Jumat 05 April 2019
Nats: Mazmur 8 – The Majestic of God Fills the Earth
(1) Pemazmur berkata bagaimana keagungan Tuhan melebihi keindahan dan kekaguman kita atas dunia ciptaan di sekitar kita. Jika anda memandang keindahan alam yang luar biasa dan meniliti detil dari keteraturan makhluk ciptan-Nya, bagaimana perasaan yang keluar dari hatimu?
(2) Dengan melihat alam semesta ini, sifat-sifat keagungan seperti apa yang anda pikirkan siapa Tuhan Pencipta itu?
(3) Pemazmur juga menyebut keagungan yang diberikan Tuhan kepada manusia. Apakah keunikan manusia yang dicipta Tuhan?
(4) Bagaimanakah pujian Mazmur ini menolong anda mengeti peranan dan posisimu dalam dunia ini? Bagaimana Mazmur ini menolong anda melihat self-imagemu, siapakah anda dimata Tuhan itu? (5) Adakah anda bisa merasakan dashyatnya pujian pemazmur yang berseru betapa agung Tuhan memenuhi dunia ini dengan keagungan-Nya? Ambillah waktu untuk bersorak dan memuji
kebesaran-Nya.

Sabtu 06 April 2019
Nats: Mazmur 10 – A Prayer of Helplessness
(1) Tidak berdaya adalah satu pengalaman yang sering kita alami. Tidak ada lagi jalan keluar.
Pengalaman yang hanya membuat kita dipenuhi dengan kemarahan, lalu ketakutan, dan akhirnya putus asa.
(2) Atau anda tergoda untuk terus menaiki tangga kesuksesan, percaya kepada kehebatan diri dan akhirnya anda merasa malu dalam ketidakberdayaan untuk mencapai semua hal tersebut. Jika kamu ada dalam kondisi tidak berdaya ini, Pemazmur mengajak anda melihat pertolongan dalam Tuhan.
(3) Bagaimanakah perasaan pemazmur yang diutarakan kepada Tuhan atas kondisi ketidak-berdayaannya? Apa penyebab rasa tidak berdayanya dalam hidupnya?
(4) Bagaimana Pemazmur menjelaskan tindakan Tuhan memberi pertolongan kepada mereka yang diperlakukan tidak baik dalam hidupnya?
(5) Bagaimanakah perspektifmu tentang siapa Tuhan ketika anda mengalami kondisi tidak berdaya dan mengalami kelepasan dari Tuhan?