Renungan Minggu Ini

SURAT YAKOBUS [1]
CHRISTIAN FAITH IS A FAITH THAT WORKS

Senin 25 Maret 2019
Nats: Yakobus 1:1 – 18 – Maturity Comes through Enduring Trials
(1) No Pain, No Gain. Menanggung rasa sakit tidaklah menyenangkan. Ketakutan seperti apa yang anda pikirkan ketika anda sedang menghadapi kesulitan dan ujian? Coba anda jujur dan ungkapkan
ketakutanmu ini kepada Tuhan.
(2) Hidup kristiani kita membutuhkan latihan rohani yang intensif agar iman kita dewasa dan kuat. Renungkan ayat 3-4, bagaimana caranya latihan penderitaan menghasilkan ketekunan dan kedewasaan bagimu?
(3) Mengapa dalam membicarakan pengujian iman, Yakobus membandingkan orang Kristen yang kaya dengan yang miskin (ay. 9-11)?
(4) Bagaimana perbedaan antara pencobaan dari pengujian, lihatlah dari ayat 2-16?
(5) Bagaimanakah karakter kebaikan Tuhan dijelaskan dalam ayat 16-18?
(6) Renungkanlah pengalaman sukar, berat dan pahit yang pernah anda alami. Bagaimanakah pengalaman ini melatih ketabahan dan kedewasaanmu?
(7) Jika saat ini anda sedang mengalami pengujian atau pencobaan, bagaimana firman Tuhan ini mendorongmu untuk berserah kepada Tuhan? Percayalah pada karakter kebaikan Tuhan.

Selasa 26 Maret 2019
Nats: Yakobus 1:19 – 27 – Be a Better Listener and Doer of His Word
(1) Berkumpul lalu berbicara dan bergosip adalah kebiasaan yang sukar dihentikan. Jarang sekali orang untuk lambat berbicara dan mencermati apa yang dibicarakan. Akibatnya bumbu-bumbu kelalaian dan kesalahan bertambah. Banyak orang enggan dan malu mengaku untuk mengoreksi kesalahan dari yang sudah dibicarakan, sebab dia sudah ambil andil memberi bumbu kesalahan di dalamnya.
(2) Bagaimanakah sikap cepat mendengar tetapi lambat berbicara menolongmu untuk tidak segera menjadi marah (ay. 19)?
(3) Adakah kamu mengakui bahwa terlalu banyak dengar perkataan orang, membaca berita di whatsapp grup dan kurangnya merenungkan Firman Tuhan membuatmu kurang berpikir dengan
jelas dan penuh dengan kuatir dan emosi yang tidak stabil?
(4) Apa bedanya antara orang Kristen yang sungguh rohani dengan mereka yang bertingkah laku seperti orang rohani menurut Yakobus?
(5) Apa penyebab dalam hidup rohanimu sehingga kamu hanya dengar firman tetapi tidak bersiap
menjalankannya?
(6) Ambil waktu berdoa agar Tuhan menolong anda menjadi seorang Kristen yang mendengar dengan baik dan pelaku firman yang penuh sukacita.

Rabu 27 Maret 2019
Nats: Yakobus 2:1 – 13 – Do Not Judge a Book by Its Cover
(1) Bagaimanakah sikapmu ketika seseorang datang ke dalam gereja dengan memakai baju yang lusuh, agak kotor dan terlihat sangat miskin? Mengapa orang mudah sekali mengeluarkan kata-kata
penghakiman dan penilaian tanpa berpikir panjang dengan apa yang dikatakan?
(2) Mengapa rasul Yakobus berkata adalah salah jika memberikan perlakuan spesial kepada mereka yang memiliki uang dan kekayaan?
(3) Ayat 5 berkata bahwa Tuhan memiliki mereka yang miskin namun kaya dalam iman. Apakah berarti Tuhan juga melakukan favoritisme? Jika tidak, mengapa?
(4) Bagaimanakah firman Tuhan di sini memberikan prinsip-prinsip untuk kita memperlakukan orang yang kaya dan yang miskin?
(5) Bagaimanakah anda merubah sikap dan cara menilai orang dengan tidak melihat kulit penampilan luar saja? Berdoalah untuk menjadi seorang anak Tuhan yang memberkati orang dengan perkataan dan prilaku yang mulia.

Kamis 28 Maret 2019
Nats: Yakobus 2:14 – 26 – Not a Lip-Service Faith
(1) “Omong sih gampang, tetapi susah dilakukan,” demikianlah bahasa klise yang dapat diterapkan
dalam hidup kristiani kita. Mudah sekali berbicara tentang Tuhan ketimbang menaati Tuhan. Mengaku sebagai orang percaya tidaklah otomatis seseorang adalah orang beriman sungguh kepada Tuhan.
(2) Dengan jujur mengoreksi diri, apa sebab anda mengabaikan melakukan apa yang Tuhan firmankan?
(3) Menurut rasul Yakobus, dimana gunanya sebuah iman yang tanpa perbuatan? Jelaskan mengapa dia berkata demikian?
(4) Apa yang anda dapatkan dari iman Abraham menurut penjelasan rasul Yakobus? Berapa besar pengorbanan yang dibuktikan dari iman Abraham ini?
(5) Mengapa tokoh Rahab yang begitu kontras dengan Abraham yang dipilih oleh Yakobus? Apa pengorbanan dan resiko dari bukti iman Rahab ini?
(6) Bagaimanakah kenyataan dari imanmu dalam tindakan yang penuh pengorbanan dan resiko?
(7) Hanya yang dibayar dari pembuktian iman sejati tidak pernah merugikan dan dipandang pengorbanan besar. Iman sejati seperti apakah yang anda miliki dan buktikan dalam hidup kristianimu?

Jumat 29 Maret 2019
Nats: Yakobus 3:1 – 12 – Preventing Forest Fires
(1) Kebakaran hutan selalu dekstruktif secara massive dan tidak berdaya dikontrol. Jika rasul Yakobus
membandingkan akibat kebakaran hutan ini dari sebuah perkataan kecil yang jahat dari lidah, maka
siapa yang menyangka kuasa lidah begitu berbahaya.
(2) Ayat 1, jaman itu guru adalah profesi yang akan menaikkan kondisi ekonomi seseorang. Dan rasul Yakobus ingatkan bahwa peran guru menyatakan kuasa dari perkataan sesesorang yang bisa memperbaiki atau merusak kehidupan bergereja.
(3) Rasul Yakobus prihatin dengan penggunaan lidah yang tidak terkontrol. Mengapa mengontrol lidah adalah hal yang sukar?
(4) Menurutmu, dengan cara bagaimana lidah meracuni manusia dan relasi mereka?
(5) Bagaimanakah renungan hari ini memberimu motivasi untuk lebih berhati-hati dengan perkataan yang keluar dari mulutmu?
(6) Jika anda sedang terluka oleh perkataan yang desktruktif dari seseorang, bawalah dalam doa dan biar Tuhan yang menghibur anda. Tetapi jika ada perkataan lidah anda sangat merugikan orang lain, segeralah memohon maaf dengan tulus kepadanya.

Sabtu 30 Maret 2019
Nats: Mazmur 7 – If I Have Done Wrong, Judge Me, Lord!
(1) Pengintaian dan serangan bertubi-tubi dari orang-orang berdosa dalam hidup anda tidaklah ada habis-habisnya. Jangan bersandar pada kekuatan diri, tetapi berlindungkan kepada Tuhan. Ayat 2-3, mengapa Daud minta perlindungan kepada Tuhan?
(2) Ketidak-adilan dan aniaya yang pemazmur alami karena dia tidak bersalah. Tetapi sekaligus Daud bersiap untuk diteliti hidupmu. Bagaimana sikapnya jika seandainya kesulitan dan aniaya yang dialami karena kesalahannya?
(3) Ayat 7-10, pemazmur membawa kasusnya ke hadapan Tuhan, Hakim yang adil. Daud tidak dendam membalas kembali. Mengapa Daud menyerahkannya kepada Tuhan?
(4) Ayat 13-17, apa akibatnya jika seseorang tidak pernah mau bertobat dari perbuatan dosanya kepada Tuhan?
(5) Memuji dan beryukur kepada Tuhan ketika anda telah menyerahkan segala ketidakadilan jahat yang anda alami, dan bukan kepahitan dan kebencian yang keluar dari hidupmu.