Renungan Minggu Ini

KITAB WAHYU: Kedahsyatan Yesus yang Segera akan Datang Kembali

Senin 11 February 2019
Nats: Wahyu 3:7-13 – Gereja Filadelfia: Umat yang Kecil tetapi Kuat Bertahan
(1) Banyak gereja merasa kecil, insignifikan, dan patah hati karena melihat kondisi eksternal mereka.
(2) Tetapi mengapa gereja Filadelfia yang sangat kecil kekuatannya menerima pujian dari Yesus?
(3) Kekuatan apa yang anda dapatkan melalui pergumulan umat Filadelfia ini, jika anda juga mengalami hal yang sama: merasa kecil dan tersendiri, dan terus-menerus menghadapi kesulitan dan persekusi?
(4) Adakah anda merasa lelah dan patah hati ketika iman anda ada dalam masa pengujian?
(5) Apa artinya “pintu yang dibuka”? Mengapa umat yang kecil dan tidak kuat ini didorong oleh Tuhan untuk menerima kesempatan yang terbuka?
(6) Renungkanlah segala keindahan yang Tuhan beri kepada mereka yang setia dan berani berkorban bagi Tuhan pada akhirnya nanti.

Selasa 12 February 2019
Nats: Wahyu 3:14-22 – Gereja Laodikia: Umat yang Sukses tetapi Hilang Identitas
(1) Inilah gambaran umat yang sakit sehingga Yesus merasa mual dan ingin muntah. Sungguh
menyedihkan lagi sebab kondisi sakit ini tidak dilihat dan akui oleh gereja Laodikia.
(2) Gereja ini sangat kaya dan mampu pada dirinya sendiri, tetapi mereka miskin di hadapan Tuhan. Mengapa kondisi eksternal yang hebat ini dapat mempengaruhi kondisi spiritual seseorang?
(3) Renungkan apa sebab Yesus berkata, “Orang kaya sukar masuk ke dalam kerajaan Allah?”
(4) Ada 3 gambaran yang dipakai Yesus sebagai pengobatan yang sanggup menyembuhkan umat ini. Apa arti dari 3 gambaran ini?
(5) Bagaimana respon anda untuk terus memulihkan fellowship with Christ dan tidak pernah membiarkan Yesus di luar dari pintu rumah anda?

Rabu 13 February 2019
Nats: Wahyu 4 – Menyembah Allah Bapa yang Mulia, Agung dan Rahmani
(1) Rasul Yohanes mengajak kita untuk melihat kedahsyatan ibadah di surga, agar melalui perspektif
surgawi ini kita melihat apa yang sedang kita alami di dalam dunia ini.
(2) Apa yang anda bayangkan dengan gambaran kemuliaan tahta Allah di sini?
(3) Kebesaran, kasih karunia, dan kemuliaan Allah Bapa adalah dasar hakiki bagi setiap ibadah dan hidup penyembahan kita.
(4) Apa yang kurang dari sikap ibadah anda dalam hidup sehari-hari dan dalam ibadah di gereja? Sikap apa yang anda patut anda ubah di dalam daily worship-mu ketika anda melihat gambaran ibadah surgawi ini?
(5) Ambil waktu untuk tersungkur di hadapan-Nya dan dedikasi penuh kepada-Nya hari ini.

Kamis 14 February 2019
Nats: Wahyu 5 – Menyembah Yesus, Anak Domba yang Menebus Dosa Kita
(1) Apakah artinya “tidak ada satu orang yang bisa membuka gulungan kitab ini?”
(2) Dan mengapa hanya Yesus yang memiliki otoritas membuka gulungan ini? Apa artinya Yesus adalah Singa Yehuda? Dan apa artinya Dia adalah Anak Domba?
(3) Apa isi dari nyanyian baru yang dinyanyikan di surga?
(4) Sudahkah anda renungkan bagaimana luar biasanya karya keselamatan yang dikerjakan Yesus bagimu? Mengapa Anak Domba ini layak menerima semua kesetaraan dengan Allah Bapa dalam penyembahan?
(5) Ambillah waktu saat ini untuk menyembah Anak Domba Allah dan Dia yang duduk di tahta mulia di surga.

Jumat 15 February 2019
Nats: Wahyu 6 – Murka Allah Tidaklah Menakutkan bagi Umat yang Ditebus-Nya
(1) Ketika banyak sekali kebenaran yang belum diteguhkan dan penderitaan dan ketidakadilan diganjar dengan adil di dalam dunia ini, maka datangnya hari Penghakiman Allah adalah satu-satunya pengharapan kita.
(2) Adakah anda takut menghadapi penghakiman Allah? Jika ya, mengapa?
(3) Mengapa manusia tidak mungkin luput dari penghakiman Allah? Lalu, bagaimana kita bisa terluput dari penghakiman dahsyat ini?
(4) Bagaimana sikap anda terhadap dosa? Bagaimanakah sikapmu terhadap ketidak-adilan dan penderitaan yang anda alami karena ketaatan kepada Yesus?
(5) Bagaimanakah pasal ini membukakan mata anda mengenai sikapmu kepada orang belum percaya Yesus? Ambil waktu untuk berdoa bagi mereka dan berbeban untuk memberitahukan kasih Yesus yang mengampuni dosa mereka.

Sabtu 16 February 2019
Nats: Wahyu 7 – Hidup Setia ditengah Persekusi Iman
(1) Banyak orang Kristen mendengar cerita sukses bahwa ikut Yesus, rajin ke gereja, setia memberi
persembahan, dan ambil pelayanan maka mereka akan diberkati dan melimpah dalam kesehatan dan kekayaan. Kenyamanan dan kelimpahan sebenarnya hanya satu periode kecil yang terkecuali dalam hidup anak-anak Tuhan. Dari awal Kekristenan, sejak dari Yesus sampai sekarang, sesungguhnya sejarah hidup beriman kepada Yesus adalah sejarah persekusi dan tribulasi.
(2) Mengapakah umat yang begitu banyak ini berseru dalam pujian dan syukur (ay. 10-12)?
(3) Bagaimana kisah-kisah kaum martir ini dapat menolong anak-anak Tuhan yang sedang menderita hari ini?
(4) Berdoalah bagi mereka yang teraniaya dan hidup dalam persekusi saat ini di berbagai belahan dunia.