Renungan Minggu Ini

THE SPLENDOUR OF WORSHIPING GOD

Senin 19 November 2018
Nats: Keluaran 34: 29 – 35; Mazmur 99 – Why Are We Not Astonished?
(1) Setiap kali kita beribadah kepada Allah, adakah kita penuh dengan perasaan kagum dan gentar?
(2) Kekaguman akan Allah seperti apa yang disampaikan dalam bacaan hari ini?
(3) Daftarkan semua perasaan dan sikap yang tepat dari panggilan firman Tuhan di sini tatkala kita berbakti kepada-Nya? Apa yang harus kita perbaiki untuk memperdalam kekaguman ibadah kita kepada-Nya?

Selasa 20 November 2018
Nats: Yesaya 6: 1 – 13; Mazmur 32 – Repentance and Genuine Worship
(1) Di dalam ibadah, bukan saja melihat kebesaran Allah tetapi juga melihat diri siapa kita di hadapan-Nya. Bagaimana Yesaya dan Daud bereaksi ketika berdiri di hadapan Allah?
(2) Penyembah seperti apakah kita ketika kita berdiri di depan-Nya? Adakah anda sungguh-sungguh mengaku segala najis hidup dihadapan-Nya?
(3) Dalam ibadah ada sukacita. Tetapi bukan senang-senang. Apa dasar dan sebab seseorang bersukacita dalam ibadah menurut Yesaya dan Daud? Apa respon anda setiap kali anda selesai berbakti?

Rabu 21 November 2018
Nats: Wahyu 7: 9 – 17; Mazmur 23 – Being Church: Nurturing Community
(1) Wahyu 7 bicara soal ibadah eskatologis dimana Allah menjadi gembala jiwa kita yang sejati. Sukacita apa yang kita dapatkan dari pelayanan-Nya bagi setiap kita yang percaya yang dicatat di sini?
(2) Bagaimana kita terapkan sikap ibadah eskatologis dalam ibadah kita: Nurture the hunger, care the poor, comfort the widow?
(3) Ibadah bukan untuk kepuasan diri tetapi bagi kedewasaan komunitas dan kepentingan pertumbuhan jemaat, as God’s good shepherd.

Kamis 22 November 2018
Nats: Keluaran 34: 21 – 24; Ibrani 4:1 – 13 – A Sabbath-Rest for God’s People
(1) Mengapa Tuhan memerintahkan untuk memelihara Sabat? Apa arti Sabat bagi kita sekarang ini dalam ibadah minggu?
(2) Sabat berarti bersukacita, bersyukur dan menikmati Tuhan sebagai sumber dari semua yang kita peroleh. Sabat berarti berhenti dari segala kekuatiran hati dan mengejar semua hal hanya bagi diri.
(3) Ibrani 4 bicara Sabat eskatologi yang terakhir. Ini yang akan kita alami waktu Tuhan datang kembali: langit dan bumi baru dinikmati secara penuh.

Jumat 23 November 2018
Nats: Roma 12: 1 – 21 – True Worship and Living Sacrifices
(1) Bagaimana anda mengertinya dan menjalankan arti ibadah sejati sebagai mempersembahkan hidup?
(2) Bagaimana firman Tuhan mengajak anda menerapkan konsep ini ini dalam pelayanan gereja anda? Apa yang anda miliki sebagai karunia rohani dari Tuhan? Sudahkah anda melayani dengan sungguh?
(3) Bagaimana arti ibadah sejati nyata dalam hidup sehari-hari anda, dan bukan hanya hari minggu? Apa yang masih belum anda laksanakan dari firman ini?

Sabtu 24 November 2018
Nats: Filipi 1: 1 – 30; 2: 19 – 30 – Worship and Missional Community
(1) Jemaat Filipi disebut “the partnership in the Gospel” dari hari pertama hingga sekarang (ay 4). Dari bacaan ini, apa tindakan praktis jemaat mendukung misi Injil rasul Paulus?
(2) Mengapa jemaat ini memiliki hati membantu misi sejak dari hari pertama menjadi jemaat?
(3) Coba catat bagaimana perasaan Paulus kepada mereka? Dan lihat bagaimana jemaat menjalani hidup sepadan dengan panggilan Injil yang telah mereka terima? Apa yang anda pelajari dari jemaat ini?