Renungan Minggu Ini

MENGENAL BIJAKSANA

Senin 5 November 2018
Nats: Amsal 3:1 – 35
(1) Apa janji Tuhan bagi orang yang takut akan Dia dan bersandar kepada kebenaran firman-Nya bagi jalan hidupnya?
(2) Dari bagian firman Tuhan ini, dalam hal apa saja kita belajar bukan hanya menerima tetapi memberi? Apa-apa saja dan kepada siapa saja kita patut memberi?
(3) Apa saja yang kita diperintahkan untuk jangan lakukan? Perhatikan ayat 21, mengapa penting sound judgment dan discernment dalam setiap keputusan hidup?

Selasa 6 November 2018
Nats: Yakobus 3:1 – 18
(1) Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi, kata Yakobus. Apa yang salah terjadi di tengah jemaat yang menerima surat ini?
(2) Apa ciri dari hikmat yang bukan berasal dari atas? Apa akibat yang dihasilkan dari semua ciri ini dalam hidup komunitas dan pada diri sendiri?
(3) Hikmat bukanlah soal apa yang di pikiran tetapi bagaimana kelakuan. Bagaimana anda menerapkan semua sifat dari hikmat dari atas ini dalam hidupmu?

Rabu 7 November 2018
Nats: Amsal 9: 1 – 18
(1) Amsal ini menyebut 3 macam orang dalam bereaksi kepada teguran bijaksana: orang simple, orang pencemooh, dan orang bijak.
(2) Ayat 4, orang simple adalah orang yang kurang pengalaman. Bagaimana reaksi orang simple atas teguran bijak? Bagaimana reaksi pencemooh atas teguran bijak? Bagaimana pula reaksi orang bijak?
(3) Bagaimana sikap anda bereaksi ketika menerima teguran? Adakah anda mencari teguran dan nasehat yang memperbaiki anda?

Kamis 8 November 2018
Nats: Amsal 26: 1 – 28
(1) Ayat 1-12, banyak lukisan yang diberi bagi orang bodoh. Dari lukisan-lukisan ini, apa yang anda pelajari tentang karakteristik orang disebut bodoh?
(2) Ayat 13-16 bicara soal apa ciri orang pemalas? Ayat 17-22, apa kebahayaan dari kata-kata yang tidak dipikirkan dengan bijaksana lalu keluar dari mulut?
(3) Ay 23-28, bagaimana bisa mengenali orang itu hanya manis di bibir tetapi hatinya jahat? Apa bijaksana yang anda dapat dari firman ini?

Jumat 9 November 2018
Nats: Pengkhotbah 7:1 – 22
(1) Catat semua apa ciri orang bodoh dan apa saja yang bisa menjadikan seseorang bodoh? Lalu apa ciri orang bijak dan apa saja yang bisa membuat seseorang bijak?
(2) Mengapa pergi ke rumah duka lebih berbahagia? Mengapa akhir lebih penting dari awal?
(3) Mengapa Pengkhotbah berkata bahwa tidak selamanya kita bisa berhikmat atau saleh terus? Apa kebahayaan kalau orang merasa sudah dan terus sempurna tanpa cacat cela?

Sabtu 10 November 2018
Nats: Pengkhotbah 10: 1 – 11: 8
(1) Hal-hal apa yang harus kita pelajari dan lakukan agar tidak jatuh ke dalam kebodohan?
(2) Sabar dan jangan banyak bicara yang membuat orang jadi bijak. Apa sebab orang bodoh suka banyak bicara dan tidak sabaran?
(3) Bijaksana apa yang anda dapatkan dari nasehat Pengkhotbah 11:6? Mengapa kita tidak boleh jemu berbuat baik?