Renungan Minggu Ini

DAVID as a FUGITIVE: DO NOT LOSE HEART
1 SAMUEL 21-24

Senin 11 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 21: 10 – 15; Mazmur 56 – Keluar Penggorengan Masuk Perapian
(1) Daud lari dari kuasa Saul dan titah pembunuhannya. Walau Gat di luar teritori Saul, bahaya tetap saja mengintai. Daud lari ke teritori orang Filistin, yang jelas adalah musuh orang Israel. Daud masuk dengan menyamar, tetapi penyamarannya sulit ditutupi.
(2) Ancaman pembunuhan itu ril. Lihatlah kondisi hati dan emosi Daud dengan membaca Mazmur 56, bagaimana respon Daud atas ancaman ini?
(3) Bagaimana cara Daud untuk luput dari ancaman? Prinsip cerdik seperti ular di tengah jebakan hostility, tetapi hati tulus dan trust Tuhan yang melepaskan semuanya.

Selasa 12 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 22: 1 – 5; Mazmur 57 – Tuhan Cegah dari Hal yang Terburuk Terjadi
(1) Daud bersembunyi di gua, tidak ada tempat aman di keramaian kota-kota. Berkali-kali kata “luput” dipakai, berarti situasi belum terbaik, namun bersyukur Tuhan selalu cegah dari yang terburuk.
(2) Tekanan kuasa raja Saul merambat sampai kepada keluarga Daud. Dau menjadi pemimpin dari orang-orang marginal yang mengalami ketidak-adilan.
(3) Daud bertemu dengan nabi dan mendengar tuntunan firman-Nya. Banyak hal-hal yang buruk, tidak adil, dan ancaman bahaya terjadi dalam hidup kita, namun bagaimana kita tetap melihatnya dari kebenaran firman.

Rabu 13 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 22: 6 – 22 – Resiko dari Bertindak Benar
(1) Walau punya kuasa tetapi Saul sebetulnya merasa sangat insecure. Dari bacaan ini, apa ciri yang anda lihat dari hidup yang selalu insecure?
(2) Apa yang dilakukan oleh Ahimelekh adalah melakukan apa yang benar seturut dengan siapa dia sebagai imam. Tetapi Saul menuduhnya dengan teori konspirasi.
(3) Raja Saul yang diangkat Tuhan sekarang berubah jadi Firaun, tuhan atas hidup dan mencabut nyawa orang dengan bengis.
(4) Apa yang anda pelajari tentang hati manusia seperti Doeg, Saul, dan Daud di sini?

Kamis 14 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 23: 1 – 13 – Mengerti Siapa Musuh yang Sesungguhnya
(1) Karena paranoia dan kebencian, Saul membunuh rakyat sendiri. Walau Daud dikejar oleh raja Saul dan pasukan Israel, Daud mengerti bahwa musuh bangsa Israel adalah orang-orang Filistin.
(2) Kehila adalah kota di perbatasan dengan Filistin. Saul dengar suara Doeg, Daud mencari petunjuk dengan dengar suara Tuhan. Suara siapakah yang menentukan tindakan dan keputusan hidup anda?
(3) Ayat 12, ironis sekali rasa takut rakyat Kehila membuat mereka tidak bisa bersyukur telah dibebaskan Daud. Apa yang anda pelajari di sini dari jiwa orang yang sudah ditolong?

Jumat 15 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 23: 14 – 28 – Jangan Kecil Hati
(1) Saul mengejar Daud habis-habisan. Dalam kondisi seperti ini bagaimana anda lihat situasi hidup Daud dan kondisi hatinya? Adakah masa depan baginya? Apa arti hidup di padang gurun?
(2) Siapakah sahabat yang sejati di tengah ancaman seperti ini bagi Daud? Kekuatan rohani apa yang dibawa Yonatan kepada Daud?
(3) Lantas bagaimana Daud selanjutnya bisa “melihat” dengan jelas dan mengambil keputusan-keputusan?

Sabtu 16 Juni 2018
Nats: 1 Samuel 24: 1 – 23 – Tidak Membalas Kejahatan dengan Kejahatan
(1) Mengapa perjalanan Daud menuju ke tahta begitu panjang? Apa maksud Tuhan dalam hal ini?
(2) Mengapa Daud tidak menggunakan kesempatan ini bisa membunuh Saul?
(3) Bagaimana anda belajar menyerahkan segala perkara hidupmu di dalam keadilan Allah? Baca 1 Petrus 2: 22,23. Bagaimana anda mencontohi prinsip hidup Kristus atas segala ketidak-adilan derita yang dialami?