Renungan Minggu Ini

NABI YEREMIA:
MENGATASI PERGUMULAN PELAYANAN YANG BERAT (2)

Senin 23 Oktober 2017
Nats: Yeremia 17:1 – 27 – Sandar Tuhan, Jangan Sandar Diri
(1) Firman Allah menyebut hati manusia sebagai “the most deceitful of all things.” Jika hari ini anda ingin jujur dengan diri sendiri, maka dalam hal-hal apakah hatimu begitu menipu tersamar dari mata orang? Apakah akibat dari hidup menipu diri dan tidak adil?
(2) Anda tidak bisa mencegah jahatnya orang atas hidupmu, tetapi ayat 12-18 adalah respon indah nabi Yeremia dalam menghadapi hal ini. Apa saja respon itu?
(3) Ayat 19-27 adalah panggilan menaati Sabat. Apa makna terdalam dari kuduskan Sabat menjadi obat pemulih atas kerusakan rohani dan sosial bangsa Yehuda? Dan bagaimana makna Sabat ini menjaga hatimu dan rohanimu?

Selasa 24 Oktober 2017
Nats: Yeremia 18:1 – 23 – The Potter and the Clay
(1) Ayat 1-10, apa kebenaran luar biasa dari proses pembuatan bejana tanah liat yang Tuhan ingin ajarkan kepada nabi Yeremia?
(2) Manusia pikir bebas berbuat dosa, padahal sesungguhnya telah jadi budak dosa. Apa artinya membentuk bejana selama masih bisa diperbaiki? (ayat 11-17)
(3) Ketika Yeremia panggil bertobat, bukannya taat kepada panggilan ini, mereka malah bikin perangkap kepadanya. Plot apa saja yang direkayasa melawan Yeremia? Apa yang anda pelajari dari semua taktik licik ini ketika terjadi dalam hidup pelayananmu?

Rabu 25 Oktober 2017
Nats: Yeremia 19 dan 20 – Pemulihan bagi Kekecewaan Pelayanan
(1) Ketika bejana tanah liat dibakar dan mengeras, tidak akan bisa dibentuk ulang lagi. Coba renungkan, proses-proses apa saja yang dilakukan manusia sampai akhirnya mengeraskan hati nuraninya? Apa ciri hati nurani yang sudah dicap besi panas?
(2) Siapakah yang membenci perkataan firman yang diucapkan Yeremia? Justru pejabat tinggi rohaniawan yang membenci dikoreksi firman Allah.
(3) Ayat 7-18 adalah puncak dari discouragement dari pelayanan Yeremia. Bagaimana bagian firman ini menjadi cermin anda melihat kekecewaan Yeremia dan pemulihan apa yang Tuhan lakukan?

Kamis 26 Oktober 2017
Nats: Yeremia 21 dan 22 – Percuma Tangisan yang Palsu
(1) Ketika kesulitan menghimpit dan penderitaan di depan mata, barulah manusia bersegera mencari Tuhan dan mau solusi yang instan seturut keinginan hatinya. Apa yang anda pelajari dari fasal 21 tentang respon keadilan Allah atas dosa manusia? Keadilan Allah menuntut hukuman dan pembersihan dan bukan hanya pengabaian dosa tanpa hukuman.
(2) Kejahatan dan ketidakadilan apa saja yang telah dilakukan oleh royal family (22:1-19)? Kematian orang jahat tidak perlu ditangisi, hanya dikasihani.
(3) Ayat 20-30, apa sikap orang waktu jaya dan bagaimana Tuhan memperingatkan anda di sini?

Jumat 27 Oktober 2017
Nats: Yeremia 23:1 – 40 – Kejahatan Pelayan yang Palsu
(1) Para pemimpin agama memakai pelayanan sebagai kedok rohani bagi kejahatan mereka. Apa saja kelakukan kedok agama yang dilakukan para pemimpin rohani yang palsu ini? (ayat 1-22)
(2) Mengapa kadang kejahatan lebih jahat dilakukan dengan atas nama agama dan pelayanan?
(3) Bagaimana membedakan berita itu deceitful tentang kemurahan Allah dan keadilan Allah dari nabi palsu?

Sabtu 28 Oktober 2017
Nats: Yeremia 24:1 – 10 – Buah Ara yang Baik dan yang Busuk
(1) Pembentukan rohani apa yang terjadi kepada kaum yang tersisa melalui pembuangan ke Babel?
(2) Dengan sikap seperti apa yang anda harus nyatakan ketika ada koreksi Tuhan melalui kesulitan dan penderitaan dalam hidupmu?
(3) Let those who desire blessings from God, beg that He will give them a fearful and obeying heart to know Him deeper, wider, and higher.