Renungan Minggu Ini

HAGAI DAN MALEAKHI:
PULANG DARI PEMBUANGAN

Senin 18 September 2017
Nats: Hagai 1:1 – 14 – Kantung Berkat yang Berlubang
(1) Jelas sekali dari Hagai 1:6, kehidupan bangsa Israel cukup bahkan berkelebihan. Problemnya adalah “kantung yang berlubang.” Persoalan batin dan spiritual, bukan soal kekurangan jasmani dan berkat Allah.
(2) Hagai 1:2 Bangsa Israel bekata, “Belum saatnya membangun rumah Tuhan” menjadi excuses mereka hidup tidak prioritaskan Tuhan. Urutan prioritas dan values yang salah jadi sumber discontentment hidup.
(3) Melalui Hagai 1:13-14, apa-apa saja yang anda perlukan sekali bagi menapaki visi dan rencana hidupmu di depan?

Selasa 19 September 2017
Nats: Hagai 2:1 – 24 – Tekad, Tekun dan Tahan Bantingan
(1) Ketika proyek pembangunan rumah Tuhan berjalan, sikap dan prinsip-prinsip apa yang anda lihat sangat diperlukan? Karena pembangunan adalah sebuah proses waktu, jatuh dan bangun, mudah dan sukar.
(2) Apa yang anda pelajari tentang sabotase atas hal yang baik yang anda kerjakan? Dan apa janji Tuhan jika anda prioritas Dia dalam hidupmu?
(3) Coba cek silsilah Yesus di Matius dan Lukas, adakah anda temukan nama Zerubabel? Apa arti janji Tuhan kepada Zerubabel sebagai materai cincin Allah selama-lamanya? (Hagai 2:24)

Rabu 20 September 2017
Nats: Maleakhi 1:1 – 19 – Ibadah asal Ibadah, terlihat Hormat padahal Menghina
(1) Tuhan adalah Tuhan yang mahakuasa atas semua makhluk, alam, dan bangsa-bangsa. Dia bukan ilah yang bersifat lokal dan dapat diperalat. Inilah yang dilakukan bangsa Israel kepada Tuhan. Menurutmu, apa ciri yang nyata dalam ibadah seseorang yang menjadikan Tuhan seperti ilah saja?
(2) Bagaimana Tuhan menyatakan bahwa Ia adalah Tuhan semesta alam dan bagaimana sepatut dan sehormatnya yang harus diberikan?
(3) Prilaku apa saja yang sangat tidak hormat, padahal bangsa Israel melakukannya seolah-olah menyembah dan hormat Tuhan?

Kamis 21 September 2017
Nats: Maleakhi 2:1 – 16 – Pelayanan: Dangerous Calling
(1) Kekurang-ajaran apa saja yang dilakukan para imam kepada Tuhan? Dan perhatikanlah kata-kata yang Tuhan pakai dengan keras sebagai balasan-Nya?
(2) Faktor-faktor apa yang dapat jadi bahaya yang membuat seseorang pelayan kehilangan rasa kagum (the danger of losing your awe), lupa siapa Tuhan sesungguhnya?
(3) Faktor-faktor apa yang membuat seorang pelayan Tuhan lupa siapa dirinya di hadapan Allah? Self-glory? Sukses? Dosa tersembunyi?

Jumat 22 September 2017
Nats: Maleakhi 2:17 – 3:12 – Jangan Asal-asalan dalam Persembahan
(1) Apakah bahaya besar tersimpan jika seseorang berbuat dosa lalu mengira Tuhan tidak menghukum dan malah menikmati hidup sukses?
(2) Maleakhi 3:6 ingatkan Tuhan tidak berubah, artinya kita bisa lihat sejarah dalam Alkitab bagaimana Tuhan menghukum mereka yang berbuat dosa bisa menjadi peringatan bagi kita?
(3) Maleakhi 3:8, bagaimana manusia bisa menipu Tuhan? Bagaimana anda bersikap dengan serius dan tidak asal-asalan dalam memberi persembahan dan mendukung pekerjaan kerajaan Allah?

Sabtu 23 September 2017
Nats: Maleakhi 3:13 – 4:6 – Tidak Ada yang akan Luput pada Hari Tuhan
(1) Maleakhi 3:13, daam hal apa mereka bicara kurang ajar tentang Tuhan?
(2) Adakah anda sering merasa Tuhan tidak peduli dalam hidupmu? JIka anda kecewa kepadaNya, bagaimana peringatan firman ini mengingatkan anda lagi?
(3) Apa yang firman ini ingatkan tentang hari Tuhan? Dan apa janji-Nya bagi setiap orang yang takut kepada Tuhan? Bagaimana responmu atas firman Allah ini?