Renungan Minggu Ini

LATIHAN PELAYANAN KEDUA MURID-MURID YESUS

Senin 20 Maret 2017
Nats: Lukas 10: 1 – 24 Sukacita Pelayanan Sejati
(1) Setidaknya ada 70 murid-murid Yesus yang ikut Dia. Alkitab tidak menyebut nama mereka siapa. Tetapi yang terpenting adalah hidup ketaatan dan iman sejati yg mereka miliki. Dan mereka dikenal oleh Allah.
(2) Dalam hal apa murid-murid bersukacita? Menurutmu apa sebab sukacita pelayanan sering tidak muncul dlm hidup orang Kristen?
(3) Yesus arahkan soal sukacita sejati: nama mereka tercatat di surga. Bukan sukacita kuasa dan sukses, tetapi sukacita keselamatan. Mengapa sukacita “namamu tercatat di surga” begitu penting?

Selasa 21 Maret 2017
Nats: Lukas 10: 25 – 37 Belajar Melayani Tanpa Pujian Seperti Orang Samaria
(1) Apa motivasi pemimpin agama ini mendialogkan topik teologia dengan Yesus? Indikasi kehidupan seperti apa yang anda bisa lihat dari seseorang yg hanya membicarakan soal pengajaran teologia tetapi tidak menyentuh kehidupannya?
(2) Memakai jubah pelayanan dan menyandang jabatan pelayanan, namun sikap dan motivasi pelayanan sama sekali bertolak belakang. Mengapa bisa demikian dgn prilaku imam dan Lewi?
(3) Apa prinsip-prinsip pelayanan yang diberikan dari tindakan orang Samaria ini? Mulailah pikirkan secara konkrit pelayanan belas kasihan yg holistik: rohani, karakter, sosial, jasmani, hospitality, dsb.

Rabu 22 Maret 2017
Nats: Lukas 10: 38 – 42  Kebenaran Firman Tuhan Memberi Arah Pelayanan
(1) Kurang tepat jika bagian ini ditafsir bahwa hidup kontemplatif dalam biara lebih baik dari hidup bekerja aktif sehari-hari dalam dunia ini.
(2) Yesus tidak larang Marta untuk bekerja dan aktif menyiapkan makanan, tetapi akibat melakukan pelayanan ini, apa-apa saja yg diabaikan dan apa reaksinya selanjutnya?
(3) Kemauan, motivasi, dan cara sendiri gampang sekali menjadi salah dan berdosa, itu sebab semuanya harus dituntun dg benar dari kebenaran firman Tuhan.
(4) Dikemudian hari, Maria dapat melakukan pelayanan yang tepat, lihatlah Yoh 12:1ff. Ada kerendahan hati, jiwa yg menyembah, dan pengorbanan tanpa sungut-sungut.

Kamis 23 Maret 2017
Nats: Lukas 11: 1 – 13 Tiang Penopang Pelayanan: Doa
(1) Ada waktunya Yesus mengajar murid dan orang banyak, melakukan aktivitas menolong dan memberi makan orang banyak, namun ada juga waktu hanya bersekutu dengan Allah Bapa di dalam doa.
(2) Biarlah prinsip Doa Bapa Kami mendasari seluruh doa anda: kemuliaan Allah dulu lalu kebutuhan kita.
(3) Ayat 5-13, Yesus bicara soal bagaimana prinsip-prinsip hidup berdoa itu? Mengapa kita kurang bertekun di dalam doa?

Jumat 24 Maret 2017
Nats: Lukas 11: 14 – 32 Tantangan Pelayanan: Serangan Iblis
(1) Jangan heran jika ada serangan dashyat dari hati yg keras dari orang-orang yg tidak percaya. Serangan apa saja yg dilakukan oleh kelompok Farisi di sini?
(2) Bagaimana perikop ini memberikan prinsip bagi pelayanan ketika berjumpa dengan perlawanan kuasa kegelapan?
(3) Respon kepada firman Tuhan tidak bisa netral. Berbahagialah yang menaati firman dan percaya. Tetapi peringatan hukuman bagi yang menghina dan tidak percaya pada firman.

Sabtu 25 Maret 2017
Nats: Lukas 11: 33 – 54 Tantangan Pelayanan: Buang Kepalsuan Pelayanan
(1) Daftarlah semua kepalsuan rohani dan pelayanan dari orang Farisi yg ditegur Yesus di sini? Adakah kita dengan mudah juga bisa jatuh ke dalam perangkap kepalsuan yg sama?
(2) Jika ya, mengapa bisa demikian? Lalu dengan cara apa kita harus mawas diri agar tidak jatuh ke dalam perangkap yg sama?
(3) Ayat 53-54, lihatlah bagaimana mata orang Farisi melihat? Lalu bacalah ayat 33-36, bagaimana menjaga agar mata kita sehat adanya? Amin!