Renungan Minggu Ini

KITAB ULANGAN: JANGAN LUPA KEBAIKAN TUHAN (4)

Senin 20 Februari 2017
Nats: Ulangan 26: 1 – 19: Sikap Hati dari Sang Pemberi
(1) Bukan apa yang diberi, tetapi mengapa memberi, itulah yang lebih penting. Mengapa setelah sampai ke tanah perjanjian, mereka baru memberi persembahan buah sulung?
(2) Persembahan tidak boleh di-abuse- oleh gereja dan pemimpin gereja. Apa fungsi dari persembahan perpuluhan di sini?
(3) Sikap hati yang bagaimana yang selalu harus kita jaga di dalam setiap persembahan yang diterima dan yang diberikan? Bagaimana responmu atas firman Tuhan ini?

Selasa 21 Februari 2017
Nats: Ulangan 27:1– 26: Dapatkah Kita Mengutuki Orang?
(1) Bacalah Gal 6:7. Ini prinsip firman yg penting: kebaikan dan kejahatan harus diganjar secara adil. “Kutuk” adalah sebuah pernyataan kebenaran, dan bukan dendam, atas ganjaran yang adil yang akan diterima bagi setiap tindakan kejahatan. Agar kita takut dan selalu diperingatkan akan konsekuensi dari dosa.
(2) Ayat 15-16, coba daftarkan peringatan Tuhan atas dosa: agama, keluarga, yg cacat, keadilan social, moralitas, dsb?
(3) Dalam dunia kita sekarang, dalam hal apa saja kita terpanggil untuk melaksanakan tanggung jawab iman kita untuk melawan kutuk ini?

Rabu 22 Februari 2017
Nats: Ulangan 29: 1 – 29; 30: 11 – 20 : Selalu Mawas Diri
(1) Berkali-kali kata Ibrani “Shamar” dipakai di sini yg artinya “lakukan dengan sangat teliti.” Jadi bukan sekedar rutin diulang-ulang, tetapi dilakukan dengan ketaatan yang dipahami dengan sungguh.
(2)  Kenapa perlu diingatkan terus dan memperbaharui komitmen senantiasa?
(3) Ayat 29 adalah rahasi untuk hidup selalu taat dan bersandar kepada Tuhan. Hanya kepada firman-Nya kita taat dan percaya. Apa yang anda selalu patut “shamar” hari ini dalam hidupmu?

Kamis 23 Februari 2017
Nats: Ulangan 31: 1 – 29: Ketaatan Iman dan Generasi Penerus
(1) “Warisan” apa yang berharga yang diturunkan Musa kepada Yosua? Mengapa “melakukan firman Tuhan” itu yg paling utama, ikut Tuhan yg paling utama?
(2) Musa nubuatkan kemurtadan. Dan apa ciri-ciri akan menjadi berjalan melenceng dari ketaaatn kepada Tuhan?
(3) Jangan melakukan ketaatan agamawi hanya di depan pemimpin agama dan manusia.

Jumat 24 Februari 2017
Nats: Ulangan 31: 1 – 18: Nyanyian Musa 1: Bahaya Ketidaktaatan
(1) Bagaimana Musa memuji Allah seperti apa yang umat-Nya percayai?
(2) Tetapi mengapa Allah yang dapat disandari ini, umat Israel lari dan memberontak dari-Nya?
(3) “Jeshurun” artinya “the upright one” tetapi mengapa prosperity dapat menghancurkan iman dan ketaatn kepada Tuhan?

Sabtu 25 Februari 2017
Nats: Ulangan 31: 19 – 47: Nyanyian Musa 2: Penghakiman dan Pemulihan
(1) Apa artinya Allah yang “cemburu” itu?
(2) Mengapa Allah tidak berhenti dan putus asa atas ketidaktaatan umat-Nya? Bagaimana caranya Allah mendisiplin anak-anak-Nya agar berjalan dalam ketaatan?
(3) Hidup bersama Tuhan adalah soal hidup dan mati, adalah soal sebuah hidup yang sangat bernilai. Adakah anda menyanyikan pujian kepada Tuhan atas semua karya-Nya atasmu?