Renungan Minggu Ini

CHRISTMAS
The Promised King

Kedatangan Yesus adalah penggenapan nubuat nabi Mikha tentang seorang raja yang dijanjikan dari keturunan Daud yang akan memerintah dan menggembalakan umat yang tersisa (Mikha 5:1ff) dalam kasih, keadilan, dan welas asih (6:8). Nubuat ini hadir pada era raja Yotam, Ahaz, dan Hizkia sekitar tahun 735-680an BC. Janji Tuhan akan seorang Shepherd-King yang sungguh penuh kasih dan keadilan adalah arti Natal dan masa depan yang kita harapkan di tengah pemimpin masyarakat dan agama yang korup dan jahat dan kondisi sosial-ekonomi yang menindas kebenaran dan keadilan, persis sama seperti situasi masyarakat Israel waktu nabi Mikha menyampaikan firman Tuhan.

Minggu menjelang Natal ini, renungan harian yang dibahas adalah berita kitab Mikha tentang penghakiman dan pengampunan Tuhan.

Senin 19 Desember 2016
Nats: Mikha 1 dan 2 – Agama Korup, Masyarakat Rusak
1. Firman Tuhan diawali dengan penghukuman Tuhan atas kota Samaria dan Yerusalem. Apa fungsi kedua kota ini?
2. Fasal 2:1-5 membongkar korupsi pemimpin agama dan kemunafikan ibadah. Matius 6:1ff bicara mengenai kemunafikan prilaku eksternal beribadah. Apa yang anda renungkan di sini? Bagaimana ‘warning’ firman Tuhan ini meneropong hati anda?
3. Pemimpin dan rakyat menolak kata-kata nubuat Mikha (2:6-11). Mengapa mereka menolak firman Tuhan ini? Bagaimana sikap anda berinteraksi dengan firman Allah setiap hari? Adakah anda tergesa-gesa setiap hari, sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk teduh dan dikoreksi oleh firman Allah?

Selasa 20 Desember 2016
Nats: Mikha 3 – Penghakiman kepada Pemimpin
1. Ayat 1-3, kerusakan apa saja yang dilakukan oleh para pemimpin masyarakat?
2. Ayat 9-11, kerusakan apa saja yang dilakukan mereka yang berjabat sebagai imam dan pemimpin agama? Jika rakyat berpikir bahwa imam dan pemimpin agama menjadi wakil Tuhan Allah, maka kerusakan apa yang diakibatkan dari kejahatan pemimpin agama kepada iman dan pandangan umat kepada Allah?
3. Apa yang dapat anda renungan tentang 3 musuh yang menghancurkan: uang, seks dan tahta? Introspeksi apa yang anda pelajari dari fasal 3 ini? Bagaimana anda menjaga hati dari semua godaan ini?

Rabu 21 Desember 2016
Nats: Mikha 4 – Pemerintahan Allah yang Adil dan Benar
1. Kejahatan dan korupsi manusia mendatangkan kehancuran bagi umat Israel. Bangsa ini makin gelap dan menuju kepada pembuangan dan dekstruksi total Samaria dan Yerusalem. Di tengah situasi yang hopeless dan helpless ini, fasal 4 bicara soal pengharapan yang kokoh dalam Tuhan. Jangan sandar manusia dengan segala janji dan kekuatannya. Semua terbatas dan tidak pasti.
2. Dalam situasi hidupmu, anda mungkin melihat puing reruntuhan dari keluarga dan bisnismu mirip seperti bangsa Israel melihat kehancuran Yerusalem, masih mungkinkah balik kembali? Bagaimana janji firman Allah ini memberi kekuatan dan pengharapan bagimu?
3. Ada “tangisan” dan “pain” dari semua ini, ayat 9-10, dalam reaksi emosi anda. Bagaimana anda mendapatkan kesembuhan ilahi atas emosi hatimu ini? Apa yang perlu anda nyatakan dan akui di hadapan-Nya hari ini? Kesembuhan apa yang anda dapatkan dari Allah hari ini?

Kamis 22 Desember 2016
Nats: Mikha 5 – Jesus, The Promised Shepherd-King
1. Tuhan tidak memakai kekuatan militer besar dan kehebatan seorang pemimpin yang berkuasa untuk memulihkan pengharapan dari kehancuran umat-Nya. Tuhan memakai cara yang di luar dugaan: memilih kota yang tidak signifikan untuk melahirkan seorang raja yang dijanjikan. Dan kita tahu kisah Natal: raja itu datang sebagai bayi kecil lahir dalam kehinaan.
2. Apa yang anda pelajari dari cara Allah berkarya seperti ini? Adakah anda melihat cara Allah bekerja seperti ini dalam hidupmu? Kita mudah terkecoh dan tawar hati dengan hanya melihat bungkus luar, tetapi kita harus yakin dengan kekuatan dan pengharapan Allah yang tidak terlihat oleh mata jasmani kita.
3. Raja itu akan datang juga sebagai Gembala (ayat 4-6), bukan sebagai jenderal. Tetapi bagaimana anda bisa melihat kemenangan-Nya sebagai seorang gembala? Bagaimana anda bisa melihat nubuat fasal ini digenapkan oleh kelahiran Yesus? Bagaimana responmu atas janji firman Allah yang pasti ini? Jika ada kekuatiran dan keraguan atas karya Tuhan dalam hidupmu, kiranya firman ini memberi kekuatan bagimu.

Jumat 23 Desember 2016
Nats: Mikha 6 – Tingkah Laku Ibadah vs Ibadah Hati
1. 6:1-8 adalah tuduhan ilahi dalam pengadilan Allah atas ibadah munafik bangsa Israel. Ilah lain yang mereka sembah. Ilah-ilah apa saja yang ada dalam hati mu sekarang yang telah menggantikan posisi Tuhan dalam hidupmu?
2. Ayat 8 adalah cetusan hati Allah yang termasyur bahwa ibadah dan kesalehan bukan soal jubah, liturgi, gedung, memberi persembahan mahal yang dilihat dan dikagumi orang, dan prilaku eksternal agamawi tetapi soal transformasi hati, perubahan karakter, emosi yang disucikan, keadilan dalam hidup sehari-hari.
3. Ayat 9-16, firman Tuhan bicara soal social sin dan commercial and economic extortion sebagai bukti kepalsuan tingkah-laku agamawi. Seberapa mahal dan besar persembahan seseorang kepada gereja dan pelayanan namun memperlakukan pekerjanya dengan jahat dan mengambil hak dari orang lain walau kelihatan kecil itulah bukti prilaku agamawi hanyalah ingin menyuap Allah dan menyembunyikan suara bersalah dari hati nurani.

Sabtu 24 Desember 2016
Nats: Mikha 7 – In God We Trust
1. Mikha 7:3 ingatkan bahwa tidak ada pemimpin, hakim, imam dan pengeran manusia yang bisa kita sandari. Manusia selalu gagal meng-eksekusi kebenaran dan keadilan. Anda jangan kecewa dan pahit hatinya jika keadilan tidak berpihak kepada anda, ada perlakuan yang tidak fair, dan marah ketika anda berbuat kemurahan kepada seseorang dan anda diganjar dengan gosip racun dan pembunuhan karakter.
2. Ayat 8-10 bicara soal Allah itu berintervensi dalam kebesaran dan kedaulatan-Nya. Bagaimana firman Allah ini memberi prinsip dalam bersikap atas intervensi Allah yang sanggup memulihkan segala sesuatu?
3. Bagaimana anda melihat semua nubuat nabi Mikha ini dalam terang Injil Yesus yang telah menggenapkan nubuatan ini? Hanya melalui Yesus lah, restorasi dan pemulihan dari dosa dan hukuman atas dosa, sebab Dia telah menanggung hukuman dosa. Adakah Kabar Baik Injil ini memberi kekuatan dan harapan besar dalam hidupmu? Allah memulihkan! Allah menyembuhkan!