Renungan Minggu Ini

WAHYU 1 – 3

Senin 17 Oktober 2016
Nats: Wahyu 1: 1 – 20
(1) Daftarkan semua sebutan dan gelar yang diberikan kepada Yesus Kristus?
(2) Renungkan istilah-istilah yg diberikan kepada orang percaya (gereja), lih. ayat 5b-6? Makna apa yg anda pelajari?
(3) Gambaran lukisan Yesus Kristu yg mulia ini, memberikan makna rohani apa bagi iman anda?

Selasa 18 Oktober 2016
Nats: Wahyu 2: 1 – 7
(1) Bacalah Kisah Rasul 19, untuk mendapatkan gambaran kondisi iman dan pergumulan dari gereja Efesus. Bagaimana keadaan gereja ini sewaktu terbentuk awalnya?
(2) Apa keunggulan jemaat ini? Apa artinya mereka kehilangan kasih pertama?
(3) Teguran dan warning Tuhan begitu serius. Apa yag salah di sini? Bagaimana teguran Tuhan ini membantu iman kita?

Rabu 19 Oktober 2016
Nats: Wahyu 2: 8 – 17
(1) Apa yg menjadi pergumulan dan kesulitan jemaat Smyrna dan jemaat Pergamus?
(2) Kesalahan apa yg ada dalam jemaat Pergamus?
(3) Dengan cara apa Tuhan menghibur jemaat ini? Perhatikan perbedaan gelar yg dipakai untuk Yesus Kristus. Pelajaran apa yg anda dapatkan?

Kamis 20 Oktober 2016
Nats: Wahyu 2: 18 – 29
(1) Ajaran seperti apa yg bisa kita kategorikan sbg “misled my servants into sexual immorality and the eating of food sacrifices to idols”?
(2) Menyebut “Jezebel” berarti dia salah satu pemimpin. Bagaimana sikap Tuhan dan sikap jemaat yg lain menghadapi bahaya ini? Mengapa sikap “membiarkan atau masa bodoh” sangat berbahaya bagi kehidupan gereja Tuhan
(3) Catat keunggulan jemaat ini dan apa yg anda pelajari dari pujian Tuhan atas beberapa sifat mereka (ayat 19)?

Jumat 21 Oktober 2016
Nats: Wahyu 3: 1 – 13
(1) Catat dan bandingkan, kontras besar apa yg anda lihat antara jemaat Sardis dan Filadelphia?
(2) “Wake-up” dan “only few people walk with Jesus” (ayat 2,4), apa yg anda pelajari dari teguran ini untuk memperbaiki jemaat yg hampir mati?
(3) “Open door” sangat mungkin berarti pintu penginjilan. Apa yg membuat jemaat Filadelphia sangat hidup?

Sabtu 22 Oktober 2016
Nats: Wahyu 3: 14 – 22
(1) Api harus panas, es harus dingin, tapi jemaat ini “neither cold nor hot” artinya kehilangan sifat dasar sbg the true nature of church. Hal-hal apa yg mereka banggakan justru menjadikan mereka bukanlah gereja?
(2) Soal “mata” untuk melihat, “telanjang” perlu baju, jadi emas yg dimurnikan: apa arti metafora ini untuk menyatakan identitas jemaat Tuhan yg sejati?
(3) Bagaimana respon kita sbg jemaat atas teguran Tuhan ini, ayat 19? Apa yg masih kurang dlm hidup berjemaat anda?