Renungan Minggu Ini

BIJAKSANA HIDUP MENURUT PENGKHOTBAH

 

Senin 2 November 2015
Nats: Pengkhotbah 3:16-22 “The Judgment of God”
(1) Pengkhobah melihat orang fasik mempermainkan keadilan dan menekan orang lemah. Apa yang kemudian ada di dalam pikirannya (v.17) terhadap fenomena itu?
(2) Apa yang menjadi kesamaan antara manusia dan hewan secara lahiriah di mata Pengkhotbah?
(3) Mengapa Pengkhotbah berkesimpulan bahwa ‘tak ada yang lebih baik daripada orang yang menikmati pekerjaannya? (v.22)

Selasa 3 November 2015
Nats: Pengkhotbah 4:1-3 “Oppression without Comfort”
(1) Bagaimana Pengkhotbah melihat kejahatan dan penindasan dalam dunia yang real ini?
(2) Kenapa bagi Pengkhotbah orang yang sudah meninggal lebih bahagia daripada yang masih hidup?
(3) Sebagai aplikasi bagi orang percaya, apa yang secara aktif bisa kita lakukan ketika penindasan dan kejahatan terhadap orang lemah terjadi di depan kita?

Rabu 4 November 2015
Nats: Pengkhotbah 4:4-6 “Lonesome Rivalry”
(1) Apa yang Pengkhotbah lihat sebagai motivasi negatif di dalam kerja manusia?
(2) Apa pengaruh destruktif dari iri hati seseorang terhadap kesuksesan orang lain?
(3) Bagaimana Pengkhotbah melihat kebalikan sikap orang bebal yang melipat tangan dan tidak mau bekerja?
(4) Apa yang kemudian menjadi kesimpulannya dari dua sikap tsb (iri hati dan kemalasan)?

Kamis 5 November 2015
Nats: Pengkhotbah 4:7-8 “A Man without a Family”
(1) Bagaimana Pengkhotbah menggambarkan kesia-siaan hidup tanpa kawan dan sanak untuk sharing dalam hidup seseorang?
(2) Bagaimana companionship bisa memacu dan memotivasi hidup seseorang?
(3) Apa yang menjadi drive dalam hidup sehingga seseorang bisa menjadi berkat di dalam kesendiriannya?

Jumat 6 November 2015
Nats: Pengkhotbah 4:9-12 “The Blessings of Companionship”
(1) Pengkhotbah memberi 3 ilustrasi: ketika jatuh ke dalam lubang, ketika dalam perjalanan di musim dingin dan ketika perampok menghadang di perjalanan. Bandingkan orang yang sendirian dan orang yang memiliki kawan di dalam situasi-situasi itu.
(2) Bagaimana kita membangun dan menjadikan persahabatan sebagai berkat di dalam hidup kita?

Sabtu 7 November 2015
Nats: Pengkhotbah 4:13-16 “Isolation breeding Folly”
(1) Bukan usia yang membuat seseorang bijaksana, namun faktor apa yang dilihat Pengkhotbah sebagai sikap positif seseorang?
(2) Pengkhotbah melihat hati yang lapang dan mau mendengar menjadi bijaksana, tetapi sebaliknya sikap yang kaku dank eras membawa kebodohan. Bagaimana respon kita atas prinsip itu?