Renungan Minggu Ini

DIBENARKAN MELALUI IMAN

Senin 7 September 2015
Nats: Roma 2: 1 – 28
(1) Mengapa satu kali kelak, Allah harus menghakimi semua umat manusia?
(2) Perhatikanlah dan catatkan semua cara penghakiman Allah yang adil nantinya atas hidup manusia berdosa?
(3) Termasuk orang Yahudi yg mengaku org beragama, kelak juga tidak luput dari penghukuman Tuhan. Mengapa?

Selasa 8 September 2015
Nats: Roma 3: 1 – 31
(1) Mengapa beragama tidak sanggup menyelamatkan manusia (ay. 20)?
(2) Definisi “dosa” bukan saja perbuatan dosa, tetapi lebih dalam dari itu. Apa yg kamu mengerti arti “dosa” menurut ayat 22-23 ini (fall short of God’s standard)?
(3) Menurut perikop ini, keselamatan adalah soal sunat hati. Siapa yg bisa merubah hati kita? Dan bagaimana caranya kita memperolehnya?

Rabu 9 September 2015
Nats: Roma 4:1 – 25
(1) Mengapa keselamatan disebut anugerah?
(2) Jelaskan kembali argumen Paulus memakai contoh Abraham untuk membuktikan bhw ia dibenarkan bukan karena perbuatan, tetapi oleh iman?
(3) Ayat 24-25, mengapa Yesus memiliki syarat melepaskan kita dari murka hukuman Allah?

Kamis 10 September 2015
Nats: Roma 5: 1 – 21
(1) Ayat 6,8,10 memberitahukan bagaimana kondisi kita dan mengapa kita tidak sanggup mencari Tuhan?
(2) Setelah dibenarkan oleh iman, berkat-berkat rohani apa saja yg kita peroleh?
(3) Mengapa kita disebut orang berdosa? Apa yg rasul Paulus bandingkan antara Adam yang pertama dgn Yesus Kristus sbg Adam kedua, yg menjadi wakil kita?

Jumat 11 September 2015
Nats: Roma 6:1 – 23
(1) Apa kesalahpahamn terbesar yg mungkin terjadi ketika dikatakan “diselamatkan hanya oleh iman?”
(2) Perbuatan baik dan menjauhi doa adalah bukti kita memiliki iman yg benar dan sejati. Mengapa kita tidak boleh hidup dlm dosa?
(3) Berdosa berarti budak dosa. Apa artinya kita budak dosa? Apa yg terjadi atas hidup kita jika diperbudak dosa?

Sabtu 12 September 2015
Nats: Roma 7: 1 – 25
(1) Kita bukan budak dosa lagi, tetapi dosa tetap masih ada di sekitar kita. Bagaimana cara-cara dosa berusaha mengalahkan kita?
(2) Apa yg harus kita tanamkan dalam pikiran kita untuk menghadapi serangan dosa?
(3) Bagaimana caranya agar anda hidup berkemenangan atas serangan dosa?

 

The essence of temptation is the invitation to live independently of God – Neil Anderson

Sin and the child of God is incompatible. They may occasionally meet; they cannot live together in harmony.- John R. W. Stott